CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN TATA KATA

Contoh soal dan pembahasan ihwal tata kata ini disusun untuk membantu murid mempelajari ihwal tata kata dan memahaminya. Topik tata kata meliputi beberapa kajian, yaitu kelas kata, kata benda, kata ganti, kata sifat, kata kerja, kata keterangan, komposisi kata, pengembangan kosa kata, dan kata baku. Berdasarkan kajian tersebut, maka soal latihan ini disusun untuk mewakili beberapa kajian tersebut. Soal ini terdiri dari beberapa model soal antara lain menentukan penulisan gabungan kata yang benar, menentukan kata-kata baku, menentukan aturan penulisan kata, menentukan makna kata berulang, menentukan contoh komposisi kata, menentukan penulisan unsur serapan, dan menentukan fungsi kata ganti.

Soal 1
Semua bentuk komposisi kata di bawah ini sama polanya, kecuali ….
A. Burung terbang
B. Rumah warga
C. Keras hati
D. Toko pakaian
E. Warung pojok

Pembahasan :
Pada komposisi atau penggabungan kata, dikenal kekerabatan bertingkat yang memiliki dua pola, yaitu:
1. MD (menerangkan-diterangkan)
2. DM (diterangkan-menerangkan)

D yaitu simbol untuk kata yang dalam komposisi itu berfungsi untuk mengambarkan kata lainnya. Sedangkan M yaitu simbol untuk kata yang dalam komposisi itu menjadi yang diterangkan.

Pola komposisi untuk kelima opsi balasan :
A. Burung terbang = DM
B. Rumah warga  = DM
C. Keras hati = MD
D. Toko pakaian = DM
E. Warung pojok = DM

Jadi, komposisi yang polanya tidak sama yaitu keras hati.

Jawaban : C

Soal 2
Penulisan unsur serapan berikut yang sempurna yaitu ….
A. Analisis
B. Ekstrim
C. Adzan
D. Konkrit
E. Sistim

Pembahasan :
Penulisan unsur serapan yang sempurna merupakan penulisan kata baku. Perhatika daftat kata baku yang berasal dari kata serapan berikut:

Kata Baku Kata Tidak Baku
Analisis Analisa
Ekstrem Ekstrim
Azan Adzan
Konkret Konkrit
Sistem Sistim

Jadi, penulisan unsur serapan yang sempurna yaitu analisis.

Jawaban : A

Soal 3
Penulisan gabungan kata berikut yang tidak benar yaitu ….
A. Tunawisma
B. swalayan
C. prasejarah
D. Non-aktif
E. se-Surabaya

Pembahasan :
Karena morfem tuna-, pra-, dan se- merupakan awalan, maka harus dirangkaikan dengan kata dasarnya dan untuk kata dasar yang karakter awalnya kapital harus diberi tanda hubung (-). Contoh : tunawisma, swalayan, prasejarah, dana se-Surabaya.

Rangkaian kata non-aktif seharusnya ditulis serangkai (nonaktif) tanpa menggunakan tanda hubung. Jadi, penulisan yang tidak benar yaitu non-aktif.

Jawaban : D

Soal 4
Penulisan kata yang bercetak dalam kalimat berikut ini sudah tepat, kecuali …
A. Gedung sekolah itu dibangun secara swadaya.
B. Mahasiswa itu melaksanakan kerjasosial setiap ada bencana alam
C. Rani menjadi juara olimpiade se-Indonesia.
D. Paman membagikan makanan kepada para tunawisma.
E. Pascapanen, harga gabah merosot jauh.

Pembahasan :
Untuk awaln yang terdiri dari satu suku kata atau dua suku kata, penulisannya harus disambung. Awalan swa-, pasca-, se-, dan tuna- tidak mampu berdiri sendiri sehingga harus dirangkai dengan kata yang mengikutinya.

Penulisan kata kerjasosial tidak sempurna sebab seharusnya dipisah menjadi kerja sosial.

Jawaban : B

Soal 5
Bentuk kata berulang dalam kalimat berikut ini yang tidak menyatakan makna saling yaitu ….
A. Sesama manusia, kita harus hormat-menghormati.
B. Agar kegiatan ini berjalan dengan lancar, setiap tim harus tolong-menolong.
C. Soal masak-memasak tidak hanya menjadi urusan wanita.
D. Kedua kelompok pereman itu berlempar-lemparan batu.
E. Semua warga harus bergotong-royong membangun daerah.

Pembahasan :
Makna dari kata ulang yang digunakan:
1. Hormat-menghormati = saling menghormati
2. Tolong menolong = saling menolong
3. Masak-memasak = menyatakan hal
4. Berlempar-lemparan = saling melempar
5. Bahu-membahu = saling membahu

Jadi, kata ulang yang tidak menyatakan saling yaitu masak-memasak.

Jawaban : C

Soal 6
Kata-kata berikut yang ditulis sesuai dengan aturan penulisan kata yang benar yaitu …
A. Kotbah, analisis, sistem
B. Khotbah, analisis, sistim
C. Khotbah, analisa, sistem
D. Analisis, sistem, apotik
E. Analisis, apotek, konkrit

Pembahasan :
Perhatikan tabel datar kata baku dan tidak baku berikut!

Kata Baku Kata Tidak Baku
Analisis Analisa
Kotbah Khotbah
Sistem Sistim
Konkret Konkrit
Apotek Apotik

Jadi, penulisan yang sempurna yaitu Kotbah, analisis, sistem.

Jawaban : A

Soal 7
Fungsi kata ganti kepunyaan berikut yang menyatakan milik yaitu ….
A. Tas itu bukan main mahalnya.
B. Pahitnya membuat saya ingin muntah.
C. Akhirnya ia mengalah juga.
D. Rudi menyimpan bukunya di lemari.
E. Dengan tenangnya gadis itu pergi begitu saja.

Pembahasan :
Kata ganti kepunyaan yaitu kata ganti yang digunakan untuk menyatakan milik. Kata ganti biasanya terletak di belakang kata yang diterangkannya. Dari keliam opsi, kata ganti yang menyatakan milik terdapat pada opsi D yaitu bukunya yang berfungsi menjelaskan bahwa buku itu milik Rudi.

Jawaban : D

Soal 8
Pada kalimat di bawah ini terdapat pengulangan kata yang menyatakan kata benda yaitu ….
A. Adik jatuh saki sebab hujan-hujanan.
B. Binatang itu banyak dijumpai di kawasan rawa-rawa.
C. Kakak tertawa terpingkal-pingkal sebab tingkah lucu kakek.
D. Indonesia terdiri dari pulau-pulau.
E. Paman datang membawa oleh-oleh.

Pembahasan :
Makna dari kata ulang yang digunakan dalam opsi balasan :
1. Hujan-hujanan = bermain atau mandi hujan
2. Rawa-rawa = kawasan yang banyak rawa
3. Terpingal-pingkal = tertawa keras dan terus menerus
4. Pulau-pulau = menyatakan banyak pulau
5. Oleh-oleh = menyatakan kata benda

Jadi, pengulangan kata yang merupakan kata benda yaitu oleh-oleh.

Jawaban : E

Soal 9
Kedatangan presiden disambut dengan upacara adat.
Fungsi imbuhan ke-an pada kalimat di atas, sama dengan fungsi akhiran -nya pada kalimat ….
A. Boni mengecat ulang sepedanya.
B. Sakitnya membuat saya tidak tahan.
C. Tas itu bukan main mahalnya.
D. Ibu menjual kuenya di pasar.
E. Kakinya terlindas ban motor.

Pembahasan :
Fungsi -nya pada tiap kalimat:
1. Sepedanya = menyatakan milik
2. Sakitnya = menyatakan kata benda
3. Mahalnya = menyatakan kata sandang
4. Kuenya = menyatakan milik
5. Kakinya = menyatakan milik

Imbuhan ke-an pada kata kedatangan membentuk kata benda sehingga sama dengan akhiran -nya pada kata sakitnya.

Jawaban : B

Soal 10
Kata keterangan berikut berfungsi mengambarkan kata kerja, kecuali ….
A. Berlari cepat
B. Berjalan santai
C. Menunggu semalaman
D. Hampir satu minggu
E. Berteriak seharian

Pembahasan :
Fungsi kata keterangan pada opsi jawaban:
1. Berlari cepat = mengambarkan kata kerja
2. Berjalan kalem = mengambarkan kata kerja
3. Menunggu semalaman = mengambarkan kata kerja
4. Hampir satu ahad = mengambarkan kata bilangan
5. Berteriak seharian = mengambarkan kata kerja

Jadi, kata keteragan yang tidak mengambarkan kata kerja adalah 

Jawaban : D