Jumlah Penerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) PAUD Tahun 2016 Ditingkatkan 2 Kali Lipat

Sahabat Edukasi yang berbahagia…
Pemerintah akan meningkatkan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Anak Usia Dini (PAUD) pada tahun 2016. Langkah ini diambil untuk menjamin mutu dan sebagai bab dari Gerakan Nasional PAUD Berkualitas.
Pada tahun ini Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat telah menyediakan Bantuan Operasional untuk 74.848 lembaga. “Tahun depan jumlahnya akan ditingkatkan dua kali lipat menjadi sebanyak 158.700 lembaga,” ujar Direktur Pembinaan PAUD Ella Yulaelawati, pada program Gebyar PAUD Provinsi Riau, di Pekanbaru, Minggu (30/8).

Bantuan tersebut akan diberikan bagi lembaga PAUD yang telah berdiri minimal setahun, dan memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak. Bantuan diberikan sebesar Rp5 juta sampai Rp7,2 juta pertahun bergantung dari jumlah penerima didik di lembaga PAUD tersebut.

Bantuan Operasional PAUD dapat digunakan untuk beragam keperluan yang terkait dengan penyelenggaraan aktivitas belajar. Antara lain untuk subsidi sumbangan keringanan biaya pendaftaran  penerima didik kurang mampu, biaya pembelian buku bacaan, alat permainan edukatif, dan keperluan lain yang terkait dengan pembelajaran.
“Salah satu kendala yang dihadapi masyarakat dalam memasukkan anaknya ke lembaga PAUD yaitu keterbatasan ekonomi. Bantuan Operasional PAUD kami harap dapat menjadi solusi untuk mengatasi kendala tersebut,” ujar Ella.
Pemberian Bantuan Operasional juga menjadi salah satu taktik dalam membangun lembaga PAUD yang berkualitas. Berdasarkan data Direktorat Pembinaan PAUD, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada simpulan 2014 jumlah lembaga PAUD di Indonesia telah mencapai lebih dari 188 ribu. “Namun sebagian belum memenuhi standar PAUD dan masih perlu dibenahi kualitasnya,” ucap Ella.
Membangun PAUD yang berkualitas sudah menjadi kebutuhan masyarakat dan akad internasional. Kian banyak penelitian yang mengungkapkan pentingnya PAUD berkualitas untuk pengembangan aksara dan masa depan anak.
Ella mengutip hasil penelitian James Heckmen, peraih nobel ekonomi dari Universitas Chicago, menyebutkan bahwa imbal hasil investasi pada pendidikan usia dini sangat besar dibanding jenjang pendidikan lain. “Heckmen menyebut bahwa investasi sebesar 1 USD pada PAUD yg berkualitas akan memeroleh imbal hasil sebesar 7 USD,” kutip Ella.
PAUD berkualitas berarti tersedianya daerah yang aman, sehat dan nyaman bagi tumbuh kembang serta  berguru anak. PAUD berkualitas juga bercirikan memiliki pendidik yang kompeten. “Bila seluruh anak mendapat PAUD yang berkualitas, ini akan menjadi titik awal yang cerah dan modal memasuki jenjang pendidikan selanjutnya yang lebih gemilang,” ucap Ella. (Yohan Rubiyantoro/HK)