SOAL DAN JAWABAN TENTANG MUTASI, JENIS, DAN PENYEBABNYA

  1. Apa yang dimaksud dengan mutasi? Jelaskan! 
    Jawaban :
    Mutasi ialah proses perubahan kesatuan kimia yang bersifat tetap. Perubahan tetap tersebut merupakan perubahan yang terjadi pada materi genetik baik pada tingkat gen maupun tingkat kromosom. Secara sederhana, mutasi dapat pula diartikan sebagai perubahan gen dalam kromosom. Bila terjadi secara terus-menerus dari generasi ke generasi, maka pada suatu dikala akan muncul spesies gres yang mempunyai sifat berbeda dengan moyangnya.
  2. Apa yang dimaksud dengan mutagen?
    Jawaban :
    Mutagen merupakan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya mutasi. Mutagen dapat berupa bahan-bahan kimia, fisika, maupun biologi. Bahan-bahan tersebut memiliki karakteristik yang memungkinkan terjadinya mutasi salah satunya daya tembus yang kuat dan daya ionisasi yang besar. Karakteristik tersebut sangat besar lengan berkuasa terhadap susunan kimia DNA sehingga dapat menyebabkan perubahan.
  3. Jelaskan jenis-jenis mutagen beserta contohnya!
    Jawaban :
    Mutagen dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu :

    1. Mutagen kimia
      Mutagen kimia merupakan bahan-bahan kimia yang dapat menyebabkan mutasi. Mutagen kimia dapat kita bagi menjadi beberapa golongan yaitu :

      • Bahan pestisida misalnya DDT, TEM, dan sebagainya.
      • Bahan makanan dan minuman misalnya natrium nitrit, siklamat, dll.
      • Obat-obatan menyerupai danaprin, derivat acridine, siklofosfamid, dll.
    2. Mutagen Biologi
      Mutagen biologi merupakan organisme yang dapat menyebabkan perubahan gen atau mutasi. Virus dan basil patogen merupakan pola mutagen biologi.
    3. Mutagen Fisika
      Berikut beberapa materi fisika yang dapat menyebabkan mutasi :

      • Sinar ultraviolet dan sinar kosmis 
      • Alat nuklir yang menimbulkan energi pengionisasi
      • Radiasi sinar dari materi radioaktif
  4. Jelaskan perbedaan antara mutasi gen dan mutasi kromosom!
    Jawaban :
    Salah satu perbedaan yang mencolok antara mutasi gen dan kromosom ialah mutasi kromosom akan menghipnotis beberapa gen sehingga berakibat lebih faktual pada fenotip (sifat tampak) individu dibandingkan mutasi gen. Pada mutasi gen tidak terjadi perubahan lokus dan hanya merupakan bentuk penambahan atau pengurangan basa nitrogen dalam DNA.
  5. Jelaskan perbedaan antara addisi dan delesi! Tunjukkan pola dalam gambar!
    Jawaban :
    Perbedaan addisi dan delesi terletak pada perubahan yang terjadi. Kalau pada addisi terjadi perubahan akhir penambahan satau atau beberapa basa nitrogen, sedangkan delesi merupakan kebalikan dari addisi yaitu akhir pengurangan satu atau beberapa basa nitrogen.

    perbedaan addisi dan delesi

    Berdasarkan penyebab terjadinya, addisi dapat terjadi secara alamiah karena adanya transposom (fragmen DNA yang suka berpindah) maupun secara eksperimental dengan santunan kultur mutagen kimia. Sedangkan delesi, dapat terjadi akhir nanah virus dan radiasi sinar radioaktif.

  6. Jelaskan pembagian mutasi berdasarkan faktor penyebabnya!
    Jawaban :
    Berdasarkan faktor penyebabnya, mutasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :

    1. Mutasi Alami
      Mutasi alami juga disebut sebagai mutasi spontan. Mutasi spontan merupakan perubahan materi genetik yang terjadi dengan sendirinya secara alamiah. Mutasi alami dapat disebabkan oleh faktor suhu, radiasi sinar kosmos, materi radioaktif, ionisasi internal, mikroorgnisme, serata kesalahan DNA dalam metabolisme.
    2. Mutasi Buatan
      Sesuai dengan namanya, mutasi buatan merupakan perubahan yang disengaja dengan melalui eksperimen. Tujuan positf dari mutasi buatan antara lain untuk menghasilkan mutan yang lebih unggul dan memiliki kegunaan dari individu sebelumnya.
  7. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya mutasi alami!
    Jawaban :
    Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya mutasi alami antara lain :

    1. Sinar kosmis
      Sinar kosmis melepaskan energi yang menyebabkan eksitasi elektron sehingga ion-ion menjadi reaktif dan memungkinkan terjadinya perubahan susunan kimia DNA.
    2. Sinar ultraviolet
      Paparan sinar matahari yang tidak terhalang oleh lapisan ozon menyebabkan sinar ultraviolet yang masuk ke bumi justru dapat menyebabkan kanker kulit.
    3. Radiasi sinar radioaktif
      Radiasai mineral yang terdapat di alam yang bersifat radioaktif dan zat-zat kimia di lingkungan dapat menimbulkan perubahan yang terjadi secara spontan dan kebetulan.
    4. Kesalahan DNA
      Ketika panas tidak mendukung, pada dikala repilikasi DNA dapat terjadi salah pasangan berair yang terjadi secara kebetulan.
  8. Perubahan set (Aneuploidi) dapat terjadi pada insan akhir terjadinya digini dan diandri. Jelaskan maksud dari kedua istilah tersebut!
    Jawaban :
    Digini merupakan dua sel telur yang dibuahi satu sperma. Digini dapat terjadi karena kegagalan sel kutub (polosit) memisah. Diandri merupakan sel telur yang dibuahi oleh dua sperma. Diandri dapat terjadi akhir terlambatnya pembelahan.

  9. Sebutkan 4 keuntungan dari peristiwa mutasi!
    Jawaban :
    Empat keuntungan peristiwa mutasi antara lain :

    • Dihasilkannya tanaman mutan poliploidi yang unggul dengan buah besar, tidak berbiji, dan bereproduksi tinggi sehingga akan meningkatkan penghasilan petani.
    • Dihasilkannya bibit unggul melalui proses mutasi radiasi dengan sinar gamma menyerupai bibit padi yang tahan terhadap serangan hama dan bakteri.
    • Mutasi radiasi dapat dimanfaatkan dalam pengendalian populasi hama misalnya dengan cara menghasilkan jantan mandul pada wereng jantan sehingga populasi wereng menurun.
    • Mutasi melalui radiasi dapat dimanfaatkan untuk menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker dan HIV.
  10. Sebutkan 5 dampak mutasi yang merugikan makhluk hidup!
    Jawaban :
    Meskipun dapat dimanfaatkan, secara umum mutasi berdampak buruk bagi makhluk hidup. Berikut 5 dampak mutasi yang merugikan makhluk hidup :

    • Terjadinya kelainan-kelainan pada insan menyerupai sindrom down, sindrom turner, dan sebagainya akhir mutasi yang disebabkan oleh gagal berpisah (non disjunction).
    • Terjadinya diandri dan digini (poliploidi) pada insan yang menyebabkan insan berumur pendek.
    • Mutasi gen dapat menyebabkan beberapa penyakit pada insan menyerupai anemi sel sabit, albinisme, dan sebagainya.
    • Mutasi buatan kebanyakan bersifat karsinogenik yang dapat memicu penyakit kanker.
    • Penggunaan mutasi dalam pengendalian hama yang berlebihan dan dengan kadar tidak tetap justru dapat menimbulkan serangan yang lebih jago terhadap lahan pertanian karena hama menjadi resisten.